Panduan dan Tips Praktis Edukasi Dunia Anak agar lebih imajinatif, cerdas dan kreatif bersama Mind Mapping, Glenn Doman, Multiple Intellegence, Brain Games, Memory, Dongeng, Cerita, Puisi, Gambar, Kartun Lucu, dan lainnya.

Kumpulan Game Kreatif, Brain Games, Brain Test

Senin

Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Fardhu

Sebelum kita melakukan ibadah shalat, diwajibkan berwudhu terlebih dahulu

Berdiri menghadap ke Kiblat

lalu membaca niat shalat (cukup diucapkan dalam hati saja). sebagai contoh, kita berniat untuk shalat subuh :
Ushalli fardhas shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aala

Sesuaikan niat shalat untuk lainnya


Takbiratul Ihram

Bertakbirul ikhram dengan membaca “Allaahu Akbar” dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu atau telinga dan tatapan mata melihat ke tempat sujud. Letakkan tangan kanan diatas tangan kiri

Membaca doa Istiftah
Selesai membaca takbiratul ihram, tangan langsung disedekapkan ke dada. Yang kanan menghimpit tangan kiri, pergelangan sejajar dengan pergelangan. Kemudian membaca doa iftitah (doa permulaan dan atau doa pembuka) yaitu:
"Innii wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa ana minal musyrikiin. Inna salaati wa nusukii wa mahyaayaa wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bizdaalika umirtu wa ana minal muslimin".
  • Aku hadapkan wajahku kepada Allah yang menjadikan langit dan bumi, dengan keadaan suci lagi berserah diri; dan aku bukanlah dari golongan orang-orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, matiku hanya semata-mata bagi Allah, Tuhan Semesta alam. Tidak ada sekutu baginya, demikian akau diperintahkan, dan aku adalah termasuk kedalam golongan orang-orangyang berserah diri.
Membaca do’a iftitah hukumnya sunnat. (Selain doa tersebut di atas, masih ada doa’a-do’a iftitah yang lain yang biasa juga dibaca oleh Rasulullah s.a.w.).

Ta’awwudz
Selesai membaca do’a iftitah, lalu membaca “ta’awwudz”. Bacaan t’awwudz hukumnya sunnat. Lafazhnya yaitu:
A’uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim
(Aku berlinding kepada Allah dari kejahatan setan yang terkutuk)

Al Fatihah
Membaca surat Al Fatihah (bacalah basmallah dengan lirih)
Bismillaahirrahmaanirrahiim
alhamdulillaahirabbil’aalamiin
arrahmaanirrahiim
maalikiyawmiddiin
iyyaakana’buduwa-iyyaakanasta’iin
ihdinaashshiraathalmustaqiim
shiraathalladziinaan’amta’alayhim ghayrilmaghdhuubi’alayhim walaadhdhaalliin
Amiiin
  • Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
  • Segala puji bagi Allah yang memelihara sekalian Alam
  • Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
  • Yang merajai hari pembalasan Hanya kepada-Mu kami meyembah
  • dan hanya kepada-Mu saja kami mohon pertolongan Tunjukilah kami jalan yang lurus Jalan mereka yang Engkau beri ni’mat, bukan jalan mereka yang engkau murkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.
  • Kabulkanlah permohonan kami,ya Allah!
Dilanjutkan dengan membaca surat pendek atau membaca ayat-ayat yg ada di Al-Qur’an,
dan dibaca pada raka’at pertama dan kedua saja.

Contoh : surat Al Ma’un
ara-aytalladzii yukadzdzibu biddiin
fadzaalikalladzii yadu”u lyatiim
walaa yahudhdhu ‘alaa tha’aami lmiskiin
fawaylun lilmushalliin
alladziina hum ‘an shalaatihim saahuun
alladziina hum yuraauun
wayamna’uuna lmaa’uun

Sebelum ruku, disunnahkan untuk ber-thuma’niinah (berdiam sejenak) terlebih dahulu.
Takbir (Allaahu Akbar) dengan mengangkat tangan sejajar bahu atau telinga (gambar 04) dan dilanjutkan dengan Ruku (gambar 05) dengan posisi telapak tangan bertumpu pada dengkul seperti terlihat pada inset.

Setelah thuma’niina pada saat ruku, lalu kita membaca doa ruku :
Subhaana robbiyal adziimu : 3x ,
(Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung), 3x
atau membaca doa ruku lainnya

Bangkit dari ruku (I’tidal) dengan mengangkat kedua tangan sejajar bahu atau telinga sambil mengucapkan Allaahu Akbar, setelah berdiri tegak, letakkan tangan disamping lalu kita ucapkan:
Rabbanaa walakal hamdu ,
atau bacaan I’tidal lainnya ..

Dilanjutkan dengan sujud sambil bertakbir.
Posisi sujud :
Kedua telapak tangan dibuka, tidak mengepal dan diletakkan sejajar dengan bahu atau telingan, kedua sikut diangkat, dijauhkan dari lambung kiri dan kanan (kecuali ketika shlat berjama’ah, kedua sikut dirapatkan ke sisi lambung). Dan jari jemari tangan dirapatkan dan menghadap kiblat, dan posisi tumit kaki dirapatkan.

Bersujudlah dengan thuma’niinah dan lakukanlah dengan menempelkan tujuh anggota badan: kening/dahi; hidung; kedua tangan; kedua lutut dan jari jemari kedua kaki kita
pada saat sujud membaca doa :
Subhaana robbiyal a’laa : 3x ,
atau membaca doa sujud lainnya …

Bangkit dari sujud sambil bertakbir lalu duduk Iftirasy (duduk diantara dua sujud), yaitu duduk dengan bertumpu pada telapak kaki kiri dan telapak kaki kanan ditegakkan, seperti pada gambar 10 b dan posisi tangan diletakkan diatas paha seperti yang terlihat pada gambar 10 a

pada posisi ini bacalah doa :

Robbighfirlii warhamnii, warfa’nii wahdinii, wa ‘aafinii warzuknii ,(Ya Allah, ampunilah hamba, kasihanilah hamba, cukupilah hamba, tunjukilah hamba, dan berilah hamba rizki.)
atau bacaan lainnya …
Lalu sujud lagi seperti gerakan pada gambar 09.

Setelah sujud bangkitlah sambil bertakbir (duduk sejenak) dengan posisi tangan mengepal atau dengan membukanya
seperti terlihat pada gambar dibawah ini

(Pada saat kita sudah berdiri lagi, berarti kita sudah memasuki raka’at kedua)
Pada raka’at kedua kita melakukan berdiri dengan bersedekat seperti pada gambar 03, lalu kita membaca Surat Al Fatihah, di lanjutkan dengan membaca surat pendek atau ayat-ayat Al Qur’an.

Kemudian Ruku (gerakan no. 11), I’tidal (gerakan no. 12), Sujud (gerakan no. 13), Duduk Iftirasy (gerakan no. 14), Sujud (gerakan no. 13).

Setelah sujud kedua pada raka’at kedua ini kita melanjutkan dengan gerakan Tasyahud Awal dengan posisi duduk seperti pada gambar 10 b. Namun dengan sedikit perbedaan, yaitu tangan kanan menggenggam jari tengah, manis dan kelingking, lalu jari telunjuk ditegakkan (boleh sambil jari telunjuk digerak-gerakkan).

Pada saat ini, pandangan mata harus tertuju pada telunjuk.

Pada Tasyahud awal kita membaca :
attahiyaatu lillah, wassholawaatu watthoyyibaat,
assalaamu alaikum ayyuhannabiyyu warohmatullahi wabarokaatuh, assalamu ‘alainaa wa ‘alaa ’ibaadillaahis sholihiin, asyhadu al laa ilaaha illallah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warosuuluhu

  • Semoga kehormatan untuk Allah, begitu pula segala do’a dan semua yang baik-baik
  • Salam sejahtera untukmu wahai para Nabi, dan rahmat Allah serta barakah-Nya.
  • Salam sejahtera untuk kami dan untuk para hamba Allah yang saleh
  • Aku bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah, dan bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya
Bila kita melakukan shalat dengan 2(dua) raka’at, maka kita teruskan dengan membaca Tasyahud Akhir. Namun bila kita melakukan shalat yang raka’atnya lebih dari 2, maka Tasyahud Akhir tidak dibaca. Melainkan dilanjutkan dengan berdiri (dengan mengucapkan takbir) dan teruskan raka’at ketiga dan seterusnya.

Pada rakaa’at ketiga dan keempat, setelah kita membaca surat Al Fatihah, langsung dilanjutkan dengan ruku (tanpa membaca surat pendek)

Adapun posisi duduk Tasyahud Akhir adalah duduk tawarruk yaitu posisi telapak kaki kanan di tegakkan, kaki kiri diletakkan dibawah kaki kanan dan pantat duduk di lantai.

Pada posisi tasyahud akhir, kita membaca doa seperti pada kita duduk tasyahud awal, lalu diteruskan dengan membaca shalawat yang bacaannya :

allaahumma sholli ‘alaa Muhammad
wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shollaita ’alaa Ibroohiim wa ‘alaa aali Ibroohiim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid, wabaarik ‘alaa Muhammad wa’alaa aali Muhammad, kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim wa’alaa aali Ibroohiim innaka hamiidun majiid
  • Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, dan berilah berkat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau memberi berkat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia.


Setelah itu kita menoleh ke kanan sambil mengucapkan salam

“Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuhu”,
dan menoleh ke kiri sambil mengucapkan salam.

Selesai.



Mohon maaf jika ada kesalahan penulisan, karena semua itu datangnya dari sebuah ketidaksengajaan. Selamat menjalankan ibadah sholat dan semoga ibadah dan do'a kita semua diterima dan dikabulkan Allah SWT, amin.

sumber : shalatqu.co.cc dan berbagai sumber lainnya

0 komentar:

Poskan Komentar

Kata Sahabat :