Panduan dan Tips Praktis Edukasi Dunia Anak agar lebih imajinatif, cerdas dan kreatif bersama Mind Mapping, Glenn Doman, Multiple Intellegence, Brain Games, Memory, Dongeng, Cerita, Puisi, Gambar, Kartun Lucu, dan lainnya.

Kumpulan Game Kreatif, Brain Games, Brain Test

Senin

Kiat Menghadapi Anak Ngambek

Assalamualaikum wr wb, salam cerdas kreatif.

"Nggak mau yang lain, pokoknya adek maunya yang ituuu ...", jerit dan tangisan adek saat mengekspresikan emosinya bila menginginkan sesuatu. Nah kalau sudah begini mau tidak mau alias harus, orang tua terpaksa menuruti kemauan anak.

Tingkah laku anak seperti ini seringkali lo ditemui oleh sebagian orang tua. Saat anak ngambek, mereka sudah tidak peduli dengan waktu dan tempat. Hal ini bisa membuat tidak nyaman, apalagi bila dilakukan di tempat umum, seperti di toko, mal, dll.

Ya, namanya juga anak-anak, mereka akan mengekspresikan ngambeknya dengan berbagai cara dengan maksud agar keinginan mereka dituruti oleh orang tuanya. Hal ini bisa jadi disebabkan karena usia yang masih belia sehingga mereka belum bisa menentukan apakah tingkah lakunya merugikan orang lain maupun dirinya sendiri?

Apa Sebabnya?
Tingkah laku seperti ini disebabkan banyak faktor, dan secara umum adalah:
  • Pola Asuh yang Manja. Pola asuh seperti ini secara tidak langsung akan menjadikan pikiran anak-anak akan terbentuk bahwa segala keinginannya harus segera dituruti dan dipenuhi.
  • Pola Meniru (Imitasi). Perlu diketahui anak adalah peniru yang ulung. Anak akan cepat menyerap apa yang dilihatnya dan akan segera ditirunya entah itu baik atau buruk di lingkungannya. Misal: anak ngambek karena meniru teman-temannya yang ngamek atau melihat dari televisi, dll.
  • Cari Perhatian. Keinginan dan perhatian anak adalah hal penting yang tidak boleh disepelekan. Bagi orang tua yang sibuk bekerja, anak pasti akan berusaha mencari perhatian orang tuanya agar mereka merasa dipedulikan.


Apa Kiatnya?
Kunci utama untuk menghadapi tingkah laku tersebut terletak pada

  • Komunikasi positif dengan anak.
Yaitu dengan cara memberikan pengertian dan pemahaman pada anak tentang baik buruknya akibat yang timbul dari kemauan anak. Misal: saat naka minta boneka padahal di rumah sudah banyak boneka, orang tua tidak perlu menuruti keinginan anak. Namun orang tua bisa memberi pengertian atau menggatinya dengan hal lain yang lebih bermanfaat seperti buku gambar, pinsil warna, dll, agar anak bisa belajar menggambar dan mewarnai.

  • Mandiri
Kemandirian harus dilatih sejak dini saat anak bisa melakukan sesuatu. Misal: biarkan anak untuk mencoba memakai sepatu atau pakaian sendiri. Jangan biasakan orang tua yang memakaikan, karena hal ini kan menyebabkan anak selalu bergantung pada orang tua dan bila tidak bisa, maka yang akan dilakukan ya ngambek ... hihihi.


Semoga bermanfaat, wassalam :)

0 komentar:

Posting Komentar

Kata Sahabat :